Plus Minus Marketplace bagi Pembeli dan Penjual

Share This

Siapa yang tidak pernah belanja online ? Siapa yang tidak tahu tokopedia, bukalapak, lazada, dll ? Yup, itu adalah situs marketplace B2C yang lagi tenar di Indonesia bahkan kedua nama tadi termasuk dalam 4 perusahaan unicorn Indonesia.

 

Sekilas Marketplace

Marketplace adalah ruang untuk mempertemukan antara pedagang dan pembeli. Marketplace bisa berwujud (konvensional) seperti pasar tradisional dan pasar modern (mall) atau bisa juga intangible / tak berwujud alias online. Memanfaatkan sebanyak 132,7 juta pengguna aktif internet di Indonesia, Tokopedia sukses menjadi marketplace online raksasa.

 

Bahasa mudahnya, marketplace itu seperti Mall. Kenapa mall ? Karena kita bisa berjualan disana, banyak orang datang, banyak baligho atau banner, bisa ngobrol dengan penjual, bisa melihat dagangan, dsb. Namun, tempat fisiknya tidak ada.

 

Kelebihan dan Kelemahan Marketplace bagi Pembeli (end user)

 

Bagi para shoppaholic, belanja online menjanjikan beberapa kelebihan sekaligus memiliki kelemahan pula. Kelebihannya gampang sekali disebut, seperti mudahnya mengakses, pilihan produk yang banyak, harga kompetitif, relatif lebih murah dari toko, bisa chat dengan penjual bahkan sekarang bisa diantar pada hari yang sama dengan dukungan transportasi online. Kelemahannya diantaranya :

• produk tidak bisa dicoba

• proses retur lama dan entah harus kemana

• kemungkinan tipu-tipu

• barang beda dengan yang difoto

• ukuran, warna dan model kadang tidak sesuai pesanan

• rumitnya proses refund

• dan lain sebagainya

 

 

Keuntungan Marketplace Bagi Pedagang

 

Kini mempunyai bisnis sendiri tidak sesulit dulu. Sekarang dengan bermodal internet maka Anda bisa menghasilkan uang.

 

Tagline seperti itu yang membuat orang tergiur untuk membuka usaha dan menjualnya melalui marketplace tersebut. Bisa sebagai pemilik langsung (direct seller / product owner) atau menjadi reseller atau dropshipper, apapun yg menghasilkan uang.

 

Banyak sekali pedagang yang diuntungkan dengan adanya marketplace online ini karena tidak harus punya toko, tidak perlu punya barang (bisa dropship) yang penting fotonya, tidak butuh karyawan, Anda bisa kerjakan sendiri.

Berikut keuntungan jualan di marketplace :

• tidak perlu sewa tempat

• saat ini belum dikenakan pajak sehingga menekan harga produksi

• cakupan wilayah luas

• mudah dilakukan dan diaplikasikan

• bisa dilakukan diantara waktu senggang

• omzet yang tinggi

 

Kelemahan Marketplace Bagi Pedagang

Akhirnya semakin hari semakin banyak yang beralih profesi atau sekedar sambilan dengan berjualan online. Artinya jika itu adalah Mall maka setiap hari ada kompetitor baru. Sebagai contoh di tokopedia kita ketik Tas Kulit / Celana Jeans / Jaket Bomber / Obat herbal maka bisa ratusan pedagang yang muncul.

 

Terlalu Banyak Kompetitor

Pertanyaannya jika Anda ingin berjualan apakah memilih ditempat yang banyak kompetitornya atau bagaimana ?

 

Jika Anda jualan nasi goreng, maukah Anda mangkal berdampingan dengan tukang nasi goreng lain ?

 

Selain itu inilah beberapa kelemahan jualan di marketplace :

• butuh kemauan dan ketekunan yang tinggi

• memerlukan kesabaran menangani pelanggan hit n run

• strategi marketing yang akan sulit jika kurang memahami

 

Itulah dia beberapa plus minus marketplace bagi pembeli dan penjual. Sebaiknya para penjual selain punya lapak di marketplace apapun itu, mesti memiliki website sendiri yang akan menambah keamanan dan rasa percaya dari pembeli.

1 thought on “Plus Minus Marketplace bagi Pembeli dan Penjual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: