Otak Saat Kita Belajar, Mengingat dan Lupa

Share This

Otak kita mempunyai cara kerja yang kompleks dan terlihat sangat rumit jika digambarkan oleh film-film sains belakangan ini. Namun ternyata segala proses yang terjadi dalam otak dapat dilihat pada perspektif yang sederhana seperti saat kita mempelajari sesuatu, mengingat sesuatu dan lupa akan sesuatu.

 

 

Otak pada orang dewasa terdiri dari 100 milyar neuron yang aktif saat kita bangun dan ketika tidur. Neuron tersebut saling terkoneksi antara satu dengan yang lainnya koneksi ini dalam istilah ilmiah disebut Synapse. Pada 1 neuron terdapat 10.000 cabang (dendrite) namun saking kecilnya hampir menyerupai bulu. 1 dendrite / cabang / bulu tersebut mengkoneksikan ke lebih dari 1 juta neuron yang lain. Begitu seterusnya yang terjadi antara 100 milyar neuron tersebut.

 

 

Saat Mengingat Sesuatu

 

 

Saat kita ditanya sesuatu misalnya : pikirkan tentang cabe rawit !

 

Otak kita langsung bisa membayangkan bentuk, warna, ukuran, rasa dan lain-lain. Kenapa otak langsung mengenali secepat itu dalam waktu sepersekian detik ? Karena cabe rawit sudah sangat sering kita temui meskipun tidak spesifik mempelajarinya. Sedari kecil kita sudah mengenali bahwa benda kecil hijau berbuntut dan rasanya pedas itu adalah Cabai. Cabai memiliki beberapa warna, dan lain sebagainya yang ada di pikiran kita masing-masing.

 

Informasi berupa Cabai itu pedas -> karena dendrite neuron telah berkoneksi dengan neuron lain yang menyimpan database rasa.

 

Informasi berupa Cabai itu merah / hijau -> karena dendrite neuron telah memiliki koneksi dengan neuron lain yang menyimpan database warna.

 

Akses koneksinya sangatlah cepat ketika mendengar Cabai maka pedas dan merah langsung bisa kita sebutkan bukan ? Bahkan tidak perlu berfikir panjang lagi.

 

 

Saat Mempelajari Sesuatu

 

 

Lain halnya saat kita ditanya sesuatu misalnya : pikirkan tentang Capsicum Annum !

 

Pertama otak akan mengakses informasi tentang hal itu. Kemudian karena belum pernah dipelajari / didengar sebelumnya maka Synapse / koneksi tentang itu pastinya belum terjadi dan mulut akan berbicara ‘Tidak tahu!’. Artinya Capsicum Annum belum terbentuk dan tersimpan di otak.

 

Sekarang saya beritahu bahwa Capsicum Annum itu adalah nama latin dari cabai rawit. Sudah tahu sekarang ? Nah, proses menerima informasi baru seperti ini, jauh didalam otak kita langsung terjadi koneksi baru antara nama cabai dengan Capsicum Annum pada database nama latin. Ketika besok siang ditanya lagi tentang Capsicum Annum, maka kita langsung bisa menyebutkan ‘Oh, itu cabai’ atau sebaliknya jika kita mendengar Cabai bahkan kita bisa mengingat Capsicum Annum.

 

Kesimpulannya Saat kita mulai mempelajari sesuatu yang baru, dendrite / cabang tersebut akan mulai membentuk koneksi baru dengan neuron yang memiliki informasi mirip / sama / sejenis. Lain halnya jika Anda sudah tahu Capsicum Annum itu apa maka ceritanya berbeda.

 

 

Saat Lupa Sesuatu

 

 

Hal lain terjadi di otak kita saat lupa sesuatu. Lupa adalah respon otak yang tidak mampu memberikan informasi yang dibutuhkan, biasanya bisa bersifat sementara atau bahkan permanen. Lupa benar benar lupa!

 

Lupa terjadi karena sebelumnya kita pernah mengenali, mengalami, mengingat, menyebut dan hal lainnya. Intinya tidak akan lupa kalau tidak pernah ingat / dikenali oleh otak. Lupa bisa terjadi karena putusnya koneksi synapse antar neuron yang telah terhubung. Kenapa bisa lepas ? karena jarang diakses / dipakai sehari-hari. Ingatan-ingatan yang jarang digunakan akan hilang dengan sendirinya, terkecuali hal itu punya kekuatan tersendiri. Misal saat kecil pernah jatuh dari atap, atau dipukul guru, dan masih ingat hingga sekarang. Itu termasuk kejadian luar biasa dan informasi yang disimpan di otak akan berbeda.

 

Secara ilmiah, dendrit / cabang / bulu yang menempel memiliki perekat semacam lem yang akan menguat dan melemah. Saat sering diakses, maka synapse akan menguat. Jika jarang diakses maka akan melemah dan lepas, jadilah lupa.

 

Coba lakukan eksperimen sederhana, Anda sampaikan ke teman Anda terkait nama latin cabai rawit hari ini, lalu bulan depan tepat di tanggal 15 (bulan apapun itu) Anda tanya lagi, apa itu Capsicum Annum ? atau Apa nama latinnya Cabai ? pasti teman Anda tidak mampu menjawab meski sebelumnya telah terjadi koneksi synapse pada neuron di otak teman Anda.

 

Sederhananya, jika kita mempelajari sesuatu saat suasananya kurang pas maka akan cepat terlepaslah synapse tersebut dan kita menamakannya dengan LUPA. Namun jika kita mempelajarinya dengan cara radikal dan tak biasa, maka akan cenderung bisa mengingat lebih lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: