Pandangan Millennials Terhadap Pekerjaan

Share This

Data dari Millennials Careers 2020 Report, seperti dipaparkan dalam beritasatu.com di http://beritasatu.tv yang menjelaskan mengenai Fakta Data : Wajah Generasi Millennials. Berikut diulas kembali oleh menulisbicara dalam Catatan Muby.

Millennials adalah nama sebutan untuk generasi yang lahir antara tahun 1990-2000 yang kini usianya sekitar 20 tahunan. Pada 2020 mendatang diproyeksikan Millennials akan mengisi sepertiga pekerja global. Data survey menyebutkan bahwa Millennials memiliki preferensi yang unik dan berbeda dalam memilih pekerjaan, dibandingkan dengan generasi sebelumnya, karena mereka lahir dan tumbuh pada masa resesi global.

Apa sih yang dicari Millennials dalam sebuah pekerjaan ?

1. Uang dan Rasa Aman

Sebanyak 92% mengatakan bahwa Millennials bekerja untuk uang dan 87% Millennials bekerja untuk mencari keamanan finansial . Hal ini masih sama dengan generasi-generasi sebelumnya, dimana uang masih menjadi hal yang paling dikejar. Bukan hanya keamanan dalam mendapatkan penghasilan rutin yang pasti dan minim resiko, namun ini lebih karena mereka tumbuh saat resesi global terjadi.

2. Liburan, Bertemu Orang Hebat dan Fleksibilitas

Menariknya selain uang dan keamanan, 86% dari Millennials mengatakan bahwa liburan adalah salah satu tujuan dalam mencari pekerjaan, 80% berharap mendapat kesempatan bertemu dengan orang-orang hebat, dan 79% berbicara tentang fleksibilitas jam kerja. Millennials tidak hanya mencari pekerjaan yang bisa mereka nikmati semata, melainkan lebih dari itu. Mereka perlu diyakinkan bahwa yang mereka kerjakan memiliki tujuan tertentu. Millennials membutuhkan liburan dan fleksibilitas jam kerja yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

ARTIKEL MENARIK :

Barang-barang ini Adalah Isi Tas Anak Millennials Semasa SD 

Apa sih arti ‘Keamanan’ dalam sebuah pekerjaan menurut Millennials ?

1. Jangka Panjang dan Keahlian Sesuai Kebutuhan Pasar

Hanya 27%  Millennials yang memilih hanya satu pekerjaan untuk karir seumur hidup mereka, atau setidaknya dalam jangka panjang. Sementara 27% Millennials lainnya berpendapat bahwa mereka akan merasa aman jika keahlian yang mereka miliki sudah sesuai dengan kebutuhan pasar.

Hal ini menunjukan bahwa Millennials memiliki kecenderungan untuk berganti-ganti pekerjaan selama karir mereka. Millennials paham betul bahwa mereka harus terus rela untuk  upgrade kemampuan untuk menunjang pergantian-pergantian tersebut. Karena bagi Millennials bukan pekerjaan yang penting melainkan perjalanan karir mereka.

Tak heran jika generasi Millennials, persisnya sebanyak 90% yang terpotret dalam studi Millennials Careers 2020 Report menyatakan pembelajaran adalah bagian dari karir. Mereka akan meninggalkan pekerjaan yang tidak memberikan ruang belajar dan mengembangkan keahlian yang mereka miliki. Bahkan, mereka rela merogoh kocek dan menghabiskan waktu untuk belajar dan mengikuti berbagai pelatihan. Menurut Millennials, karir adalah serangkaian perubahan jalur maupun kecepatan.

2. Kepastian Penghasilan

Hanya 12% yang memilih pekerjaan untuk alasan kepastian penghasilan. Lalu hanya 5% Millennials yang memilih pekerjaan untuk memperluas jaringan dan pensiun. Millennials menganggap bahwa kesuksesan akan diraih melalui keahlian yang memadai dan bukan melalui koneksi yang tepat.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

6 Hal Positif yang Wajib Dilakukan Millennials Selagi Muda

Sampai Usia Berapa sih Millennials Akan Berkarir ?

Millennials kurang peduli dengan pensiun karena mereka akan bekerja hingga berusia senja, didukung data berikut yang menyatakan pilihan rentang waktu dalam bekerja bagi Millennials :

  • 33% Akan bekerja hingga usia 65-69 tahun.
  • 23% Akan bekerja hingga usia 60-64 tahun.
  • 12% Akan bekerja hingga meninggal dunia.
  • 11% Akan bekerja hingga usia 70-74 tahun.

Millennials menyadari dengan perbaikan sektor kesehatan maka harapan hidup mereka akan lebih panjang. Karenanya mereka sadar bahwa bisa bekerja lebih lama dibanding generasi sebelumnya.

Apa sih yang Membuat Millennials Bertahan ?

1. Pekerjaan Menyenangkan dan Keseimbangan Hidup

Keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan merupakan hal terpenting yang dapat menahan Millennials untuk bekerja di suatu tempat. Sebanyak 16,8% menyebutkan hal ini.

2. Kesempatan untuk Berkembang, Menjadi Pemimpin dan Fleksibilitas

13,4% Millennials akan bertahan jika suatu perusahaan menyediakan berbagai macam kesempatan untuk berkembang dan memberikan jalur bagi mereka untuk memimpin. Bekerja secara remote dan jam kerja yang tidak kaku merupakan dambaan fleksibilitas kerja bagi 11% Millennials.

BACA JUGA :

TERUNGKAP !! Inilah Cara Menghentikan Bullying di Lingkungan Sekolah 

3. Program Pelatihan Profesional

Para pemberi kerja harus ingat bahwa Millennials merupakan generasi yang Work Hard, Play Hard. Sebanyak 8,3% menginginkan adanya jalur program pelatihan yang membawa Millennials menjadi lebih profesional.

Nah itulah data dari Millennias Careers 2020 Report yang dibawakan oleh beritasatu.com dan disadur kembali oleh menulisbicara. Bagaimanapun, kita harus melihat kemajuan generasi, bukan hanya melihat kemajuan teknologi. Jika terlalu kolot dalam berpikir, maka Millennials akan segera mencari jalur alternatif lain dalam menempuh karir yang lebih sesuai dengan keahlian mereka. (MN)

Sumber :

beritasatu.com

http://beritasatu.tv

Millennials Career 2020 Report

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: